SISTEM PEMANTAUAN KUBIKEL TEGANGAN MENENGAH BERBASIS INTERNET OF THINGS

Nina Lestari, Hadi Suwanto, Rudy Gunawan

Abstract


Permasalahan yang sering terjadi di kubikel 20 kV adalah korona, yaitu suatu fenomena yang terjadi pada saat udara di sekitar konduktor atau penghantar terionisasi akibat penurunan suhu naiknya kelembaban karena heater tidak aktif / rusak. Dari proses tersebut terjadilah pelepasan muatan yang mengakibatkan kegagalan isolasi pada udara, sehingga berpotensi merusak peralatan di dalam kubikel dan menghasilkan rugi-rugi daya. Oleh karena itu sistem pemantauan suhu dan kelembaban dapat menjadi satu solusi untuk meminimalisir efek korona pada kubikel. Sistem inidirancang menggunakan sensor DHT22 untuk memantausuhu dan kelembaban serta NodeMCU sebagai mikrokontroler. Hasil dari pembacaan sensor ditampilkan pada web untuk diamati oleh petugas, sehingga dapat dilakukan deteksi dini kemunculan korona pada kubikel. Dari hasil pengujian, sensor dapat membaca suhu dan kelembaban sesuai dengan pengaturan heater yang terpasang pada kubikel 20 kV dan hasil pengukuran sensor menunjukkan galat 0,3% serta dapat dimunculkan pada web yang dirancang untuk antarmuka dengan pengguna dan potensi.


Keywords


Korona; Sensor DHT22; NodeMCU; kelembaban

Full Text:

PDF

References


Don Bosco, 2004. Analisis Tegangan Awal Terbentuknya Korona Pada Model Kubikel. Skripsi. Fakultas Teknik Universitas Indonesia.

Zuansah Rahmat Munggaran, 2015. Rancang Bangun Kontrol Suhu dan Kelembaban Pada Sistem Distribusi Tenaga Listrik Kubikel 20 Kv. Skripsi. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Jendral Ahmad Yani.

Kurniawan, Agus.2015. NodeMCU Development Workshop. Depok.

S. Anhar, 2010. Panduan Menguasai PHP dan MySQL secara Otodidak, Jakarta Selatan: Mediakita.

W. Komputer, 2010. Panduan Belajar MySQL Database Server, Jakarta Selatan : Mediakita.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 
This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License