ANALISIS BEDA KUALITAS SUSTAINABILITY REPORTING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

Authors

  • Salina Azkia Universitas Padjadjaran
  • Sri Mulyani Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.32897/jsikap.v3i1.96

Keywords:

Kulaitas Sustainability Reporting, Nilai Perusahaan

Abstract

Konsep triple bottom line menuntut perusahaan memastikan tujuan dan proses bisnisnya memperhatikan aspek keuntungan, sosial, lingkungan dan tata kelolanya. Proses tersebut dikenal dengan Sustainability Reporting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan nilai perusahaan antara perusahaan dengan kualitas sustainability reporting yang baik dan kurang baik, yang diprosikan dengan pemenang dan bukan pemenang SRI Kehati Award. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah event study dengan Mann Whitney untuk pengujian hipotesisnya. Sampel pada penelitian ini adalah perusahaan go public yang berpartisipasi dalam ajang penghargaan SRI Kehati 2014-2017 yang diselenggarakan oleh Yayasan Kehati dan Majalah SWA serta bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan nilai perusahaan (proksi Tobin’s Q) yang signifikan pada perusahaan yang memenangkan dan tidak memenangkan penghargaan. Juga dari aspek penjualan, tidak terdapat perbedaan. Jawaban dari para manajer investasi juga menunjukkan sustainability reporting tidak menjadi pertimbangan yang dominan dalam keputusan investasi.

References

Brigham, Eugene dan Houston, Joel. 2001. Manajemen Keuangan. Jakarta. Erlangga.

Carnevale, C., Mazzuca, M., & Venturini, S,.2012.Corporate social reporting in European banks: the effects on a firm’s market value. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 19(3), 159–177.

Cardamone CC, Paolo, 2012.. The Value Relevance of Social Reporting: Evidence from Listed Italian Companies. Journal of Applied Accounting Research, 255-269.

Carroll, A. B., & Shabana, K. M., 2010. The business case for corporate social.

Gray, R., Kouhy, R., & Lavers, S, 1996. Corporate social and environmental reporting . Accounting, Auditing & Accountability Journal, , 47-77.

Global Reporting Initiave. (n.d.). Sustainability Reporting. Retrieved from GRI: https://www.globalreporting.org/info standalone corporate social responsibility reports. Sustainability Accounting, Management and Policy Journal, 1(1), 33–50.

Hassel, L., Nilsson, H., & Nyquist, S, 2005. The value relevance of environmental performance. European Accounting Review, 41-61.

Indonesia (2007), Undang-Undang no 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Indonesia (2007), Undang-Undang Nomor 25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

Indonesia (2009), Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup

Jensen, T., & Sandström, J, 2011. Stakeholder theory and globalization: The challenges of power and responsibility. Organization Studies, 32(4), 473–488.

Keys, J.B., Edge, A.G., 7 Wells, R.A, 1992. The Multinational Management Game. Homewood, IL: Irwin.

Lars Hassel, H. N., 2011. The Value Relevance of Environmental Enivronement. Eurpoean Accounting Review.

Lindenberg, E.B, and Ross, S.A., 1981. Tobin’s Q Ratio and Industrial Organization. Journal of Business, 54 (1), 1-32.

Mani, M., & Wheeler, D, 1998. In Search of Pollution Havens? Dirty Industry in the World Economy, 1960 to 1995. The Journal of Development and Environment.

McWilliams, A., 1997. Event studies in management research: Theoretical and empirical issues. Academy of Management Journal.

Moser, D. V, & Martin, P. R., 2012. A broader perspective on corporate social responsibility research in accounting. The Accounting Review, 87(3), 797–806.

Pfeffer, J., & Dowling, J., 1975. Organizational legitimacy: Social values and organizational behavior. Pacific Sociological Review.

Salvatore, D, 2005. Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global. Jakarta: Salemba Empat.

Schadewitz, H., & Niskala, M., 2010. Communication via responsibility reporting and its effect on firm value in Finland. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 17(2), 96–106.

Sekaran, U., & Bougie, R, 2013. Research methods for business: A skill-building approach .[e-book]. Wiley & Sons. http://www. wiley. com/college.

Soliha, E., & Taswan., 2002. Pengaruh Kebijakan Hutang terhadap Nilai Perusahaan serta Beberapa Faktor yang Mempengaruhinya. Jurnal Bisnis dan Ekonomi, 149-163.

Sudiyatno, B., & Puspitasari, E. (2010). Tobin’s Q dan Altman Z Score Sebagai Indikator, Skripsi, Universitas Padjadjaran.

SWA. (2015, June 18). Bikin Laporan Keberlanjutan, Ini Manfaatnya Buat Perusahaan. Retrieved from SWA: https://swa.co.id/swa/trends/management/bikin-laporan-keberlanjutan-ini-manfaatnya-buat-perusahaan

Situs resmi Bursa Efek Indonesia. http://www.idx.co.id/id-id/beranda/perusahaantercatat/profilperusahaantercatat.aspx. Diakses Mei dan Juni 2017.

Situs resmi The The National Center for Sustainability Reporting. http://sra.ncsr-id.org. Diakses Mei dan Juni 2017.

Wathen, D. A. L., Marchal, W. G., & Samuel, A.,.2012.. Statistical Techniques in Business & Economics-15/E.

Downloads

Published

2018-11-13

Issue

Section

Artikel