Evaluasi Struktur Kolom Kuat Balok Lemah Struktur Rangka Baja Mengacu Sni 1729-2015 (Studi Kasus : Gedung Science Techno Park - ITB)

Muhamad Ryanto

Abstract


Struktur Gedung Perkuliahan ITB Bandung yang terdiri dari 4 lantai dievaluasi terhadap Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan mengacu pada SNI baja yang berlaku (SNI 1726-2015/RSNI 1729-201x), Struktur rangka baja dievaluasi dengan mengaplikasikan konsep desain kapasitas (capacity design concept). Kajian ini menganalis sambungan balok agar terjadinya sendi plastis sesuai dengan konsep struktur kolom kuat balok lemah (strong columm weak beam). Dalam kajian analisis ini, diperhitungkan bahwa kapasitas kolom dan balok dengan memperhitungkan kapasitas lentur dua arah dengan pertimbangan desain gaya pada kolom dikalikan pembesaran nilai faktor keamanan, sehingga efek pembesaran momen yang terjadi sudah diperhitungkan terhadap kelangsingan penampang sehingga desain tersebut memenuhi kriteria konsep kolom kuat balok lemah.

Hasil analisis menunjukkan bahwa besaran nilai gaya momen lentur kolom nominal lebih besar dari momen lentur gaya luar sehingga sendi plastis terjadi dibagian sambungan balok dan kolom. Untuk tinjauan kasus ini, kolom masih dalam kondisi aman..

Full Text:

PDF

References


Badan Standarisasi Nasional. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan non Gedung (SNI 1726-2012).

Badan Standarisasi Nasional. Spesifikasi Untuk Bangunan Gedung Baja Struktural (SNI 1729.1-2015).

Badan Standarisasi Nasional. Spesifikasi Ketentuan Desain Tahan Gempa Untuk Struktur Gedung Baja (RSNI 1729.2- 201x).

Badan Standarisasi Nasional. Sambungan Prakualifikasi Untuk Rangka Momen Baja Khusus Dan Menengah Untuk Aplikasi Seismik (SNI 1729.3-2013).

Budiono, B. 2011. Konsep SNI Gempa 1726:201x.Seminar HAKI

HAKI, 2012. Struktur Bangunan Baja Tahan Gempa, ” Short Course”. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.