INTEGRASI SWSOLAR DRYER UNTUK PENCAPAIAN SDGS DAN OPTIMALISASI PENGERINGAN RUMPUT LAUT MADURA

Authors

  • Siti Sa’adah Program Studi Manajemen, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Ach. Zuhri Program Studi Manajemen, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Agung Firdausi Ahsan Program Studi Teknik Industri, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Eny Fitriyah Program Studi Manajemen, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Evi Susmiati Program Studi Manajemen, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura
  • Dian Sri Hartatik Program Studi Manajemen, Universitas KH. Bahaudin Mudhary Madura

DOI:

https://doi.org/10.32897/sobat.2025.7.1.5234

Keywords:

Rumput Laut, Pasca Panen, Pengeringan Surya, Inovasi Teknologi, Sumenep

Abstract

Rumput laut merupakan salah satu komoditas unggulan sektor perikanan di Kabupaten Sumenep, khususnya di Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi. Meskipun memiliki potensi produksi tinggi, petani masih menghadapi berbagai kendala pada tahap pasca panen, terutama dalam proses pengeringan yang masih dilakukan secara tradisional. Permasalahan utama terletak pada ketergantungan terhadap kondisi cuaca, lamanya waktu pengeringan, serta mutu produk yang tidak seragam sehingga menurunkan nilai jual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengeringan rumput laut di tingkat petani serta mengevaluasi potensi penerapan teknologi pengeringan berbasis energi surya tertutup (SWSolar Dryer) sebagai solusi peningkatan mutu dan efisiensi produksi. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, wawancara dengan petani, dan dokumentasi instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengeringan tradisional menyebabkan tingkat kehilangan mutu hingga 25%, sementara penerapan teknologi SWSolar Dryer mampu mempercepat waktu pengeringan menjadi 1–2 hari dan menghasilkan produk dengan kadar air lebih stabil. Selain itu, penerapan teknologi ini dinilai lebih higienis, ramah lingkungan, dan berpotensi meningkatkan harga jual hingga 30%. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa inovasi teknologi pengeringan surya dapat menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, dan daya saing rumput laut Desa Pagarbatu di pasar domestik maupun global.

References

Pemkab Sumenep. Produksi perikanan budidaya Kabupaten Sumenep tahun 2024. Sumenep; 2024.

Satudata Sumenep. Statistik perikanan Kabupaten Sumenep 2024. Sumenep; 2024.

Afifah, N., Anwar, S., & Jamilah S. Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui peningkatan kapasitas petani rumput laut di Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. J Pengabdi Kpd Masy. 2021;6(2):123–32.

Siti, N., Fauzan, A., & Zaini M. Identifikasi potensi dan kendala budidaya rumput laut di Desa Pagarbatu, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep. In: Prosiding Seminar Nasional Perikanan. 2022. p. 77–85.

Herlina, D., & Rahayu E. Analisis pascapanen rumput laut di pesisir Madura: Tantangan mutu dan peluang inovasi. J Teknol Has Perikan Indones. 2022;25(1):45–56.

Sumenep BPSK. Kabupaten Sumenep dalam angka 2023. Sumenep; 2023.

Pratama, R., & Hidayat S. Mutu dan harga rumput laut kering berdasarkan metode pengeringan tradisional di Madura. J Agribisnis Perikan. 2021;14(1):55–63.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Sumenep. Laporan tahunan subsektor perikanan budidaya Kabupaten Sumenep 2022. Sumenep; 2022.

Hasanah N. Analisis kendala pasca panen rumput laut di Kabupaten Sumenep. J Sos Ekon Kelaut dan Perikan. 2020;15(2):121–32.

Suryani T. Teknologi tepat guna pasca panen untuk peningkatan nilai tambah rumput laut. J Teknol Pertan. 2021;22(3):145–53.

Rahman M. Pemberdayaan petani rumput laut melalui peningkatan kapasitas SDM

dan manajemen usaha. J Pemberdaya Pesisir. 2019;7(2):88–99.

Nurhayati, D., Firmansyah, A., & Yuniarti R. Inovasi teknologi pengeringan surya tertutup pada produk perikanan budidaya. J Teknol Has Perikan Indones. 2021;24(1):33–42.

Madura Times. Harga rumput laut di Sumenep anjlok, petani merugi hingga 50 persen [Internet]. Madura Times. Available from: https://maduratimes.com

Radar Madura. Fluktuasi harga rumput laut di Saronggi: Petani masih andalkan pengepul. Radar Madura [Internet]. 2022; Available from: https://radarmadura.jawapos.com

Wahyudi R. Analisis kelayakan usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. J Agribisnis Perikan. 2020;13(1):65–72.

Sari, D. P., Fadilah, R., & Aminah N. Rantai nilai dan strategi pemasaran rumput laut di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep. J Sos Ekon Kelaut dan Perikan. 2022;17(2):85–97.

Hidayati, N., Wahyuni, S., & Rahmawati A. Analisis kualitas rumput laut berdasarkan metode pengeringan tradisional. J Teknol Has Perikan. 2021;14(2):123–32.

Susanto, A., Firmansyah, R., & Dewi L. Inovasi pengering tenaga surya untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian. J Inov Teknol Pertan. 2022;5(1):45–56.

Rogers EM. Diffusion of Innovations (5th ed.). 5th ed. Amerika: Free Press; 2003.

Ife, J., & Tesoriero F. Community Development: Community-based Alternatives in an Age of Globalisation. London: Pearson Education; 2008.

UNDP. Sustainable Development Goals Report 2020. Jakarta; 2020.

SNI. Rumput laut kering. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional; 2015.

Todaro, M. P., & Smith SC. Economic Development (12th ed.). 5th ed. New York: Pearson Education; 2015.

International Energy Agency (IEA). World Energy Outlook 2022. Paris; 2022.

Mulyadi. Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers; 2020.

Yunus M. Building Social Business: The New Kind of Capitalism That Serves Humanity’s Most Pressing Needs. New York: PublicAffairs; 2020.

Downloads

Published

2026-02-11

Issue

Section

Articles