Adiksi Media Sosial dan Gadget bagi Pengguna Internet di Indonesia

Rudy Gunawan, Suci Aulia, Handoko Supeno, Andik Wijanarko, Jean Pierre Uwiringiyimana, Dimitri Mahayana

Abstract


Teknologi   internet   telah   menjadi   bagian   penting dan membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Pengguna   internet   terus   bertambah signifikan   setiap   tahun nya   khususnya   di Indonesia kurang lebih mencapai   73.7 %   dari total populasi, angka ini merupakan hasil survey yang dilakukan oleh APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) perioda 2019-2020 (Q2).  Namun penggunaan internet   juga memberikan dampak negatif bagi individu   maupun lingkungannya. Salah satu isu penting yang menjadi fokus dalam dua dekade terakhir adalah internet addiction disorder dan gadget addiction disorder.  Kecanduan internet muncul karena penggunaan internet   berlebihan hingga menyebabkan munculnya dampak negatif atau kecenderungan menimbulkan gejala penyalahgunaan. Pada studi ini kami melakukan survey terhadap 2014 orang responden dengan parameter yang bervariasi seperti sebaran usia dari anak-anak hingga manula, jenis pekerjaan, latar belakang pendidikan, sudah berapa lamakah memakai gadget, hingga durasi pengaksesan social media perhari. Semua parameter tersebut akan dianalisa dengan menggunakan chi square untuk menghitung korelasinya terhadap adiksi internet maupun gadget berdasarkan instrument IAT (Internet Addiction Test). Dari hasil pengujian, alat ukur IAT dinilai valid dan handal. Dari hasil pengukuran terhadap 2014 responden di Indonesia untuk kondisi adiksi internet/media sosial terjadi pada kategori anak-anak 0.16% (1 responden), remaja 73% (467 responden), dewasa 23% (147 responden), dan lansia 3.94% (23 responden). Sedangkan adiksi gadget terjadi pada kategori remaja sebanyak 75% teradiksi (382 responden), kategori dewasa sebanyak 23% teradiksi (117 responden), kategori lansia sebanyak 2% teradiksi (11 responden).


References


J. A. Bargh and K. Y. McKenna, “The internet and social life,” Annu. Rev. Psychol., vol. 55, pp.573–590, 2004.

P. Ekasari and A. H. Dharmawan, “Socio-economic impacts by the internet usage of teenagers in villages,” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, vol. 6, no. 1, 2012.

R. Katz, “Social and economic impact of digital transformation on the economy,” International Telecommunications Union, p. 41, 2017.

A. A. K. S. Putri et al., “Analisis pengaruh sikap generasi milineal terhadap minat beli online pada situs jejaring sosial,” Master’s thesis, Universitas Islam Indonesia, 2018.

K. S. Young, “Internet addiction: The emergence of a new clinical disorder,” Cyberpsychology & behavior, vol. 1, no. 3, pp. 237–244, 1998.

A. P. Association et al., “Diagnostic and statistical manual of mental disorders fourth edition, text revision,” Arlington: American Psychiatric Association, 2000.

R. Poli, “Internet addiction update: diagnostic criteria, assessment and prevalence,” Neuropsychiatry, vol. 7, no. 1, pp. 04–08, 2017.

J. M. Grohol, “Internet addiction guide,” Recuperado el, vol. 6, pp. 25–6, 1999

S. Hansen, “Excessive internet usage or internet addiction? the implica- tions of diagnostic categories for student users,” Journal of Computer Assisted Learning, vol. 18, no. 2, pp. 235–236, 2002.

S. Sussman, N. Lisha, and M. Griffiths, “Prevalence of the addictions: a problem of the majority or the minority?” Evaluation & the health professions, vol. 34, no. 1, pp. 3–56, 2011.

N. Dewi and S. K. Trikusumaadi, “Bahaya kecanduan internet dan kecemasan komunikasi terhadap karakter kerja sama pada mahasiswa,” Jurnal Psikologi, vol. 43, no. 3, pp. 220–230, 2017.

Y.-J. Kim, H. M. Jang, Y. Lee, D. Lee, and D.-J. Kim, “Effects of internet and smartphone addictions on depression and anxiety based on propensity score matching analysis,” International journal of environ- mental research and public health, vol. 15, no. 5, 2018.

W. D. T. Sari, E. Herawati, and S. KJ, “Hubungan antara tingkat adiksi internet dengan derajat depresi pada siswi di smk 1 batik surakarta,” Ph.D. dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2017.

A. Seifi, M. Ayati, and M. Fadaei, “The study of the relationship between internet addiction and depression, anxiety and stress among students of islamic azad university of birjand,” Int. J. Econ. Manag. Soc. Sci, vol. 3, pp. 28–32, 2014.

B. X. Tran, N. D. Hinh, L. H. Nguyen, B. N. Le, V. M. Nong, V. T. M.Thuc, T. D. Tho, C. Latkin, M. W. Zhang, R. C. Ho et al., “A study on the influence of internet addiction and online interpersonal influences on health-related quality of life in young vietnamese,” BMC Public Health, vol. 17, no. 1, p. 138, 2017.

W. W. K. Ma and A. Wu, “Internet addiction: An interpersonal perspec- tive,” International Journal of Journalism & Mass Communication, vol.2016, 2016.

S. S. Alam, N. M. H. N. Hashim, M. Ahmad, C. A. C. Wel, S. M. Nor, and N. A. Omar, “Negative and positive impact of internet addiction on young adults: Empericial study in malaysia,” Intangible Capital, vol. 10, no. 3, pp. 619–638, 2014.

M. Shaw and D. W. Black, “Internet addiction,” CNS drugs, vol. 22, no. 5, pp. 353–365, 2008.

K. Young, “The evolution of internet addiction disorder,” in Internet addiction. Springer, 2015, pp. 3–17.

M. G. Duran and M. Garcia, “Internet addiction disorder,” AllPsych Journal, vol. 14, 2003.

J. C. Watson, “Internet addiction diagnosis and assessment: Implications for counselors.” Journal of Professional Counseling: Practice, Theory& Research, vol. 33, no. 2, 2005.

I. GOLDBERG, “Internet addiction–internet addiction support group,” MORAES, GTB; PILATTI, LA; SCANDELARI, L. Comportamento pa- tolo´ gico provocado pelo uso indevido de Internet: uma leitura do ambiente produtivo e social. XXV Encontro Nacional de Engenharia de Produc¸a˜ o–Porto Alegre, RS, Brasil, vol. 29, 1996.

F. Salicetia, “Internet addiction disorder (iad),” Procedia-Social and Behavioral Sciences, vol. 191, pp. 1372–1376, 2015.

M. Griffiths, “Internet addiction: does it really exist?” 1998.

W. Chin-Sheng and W.-B. Chiou, “The motivations of adolescents who are addicted to online games: A cognitive perspective,” Adolescence, vol. 42, no. 165, p. 179, 2007.

M. Griffiths, “Technological addictions,” in Clinical psychology forum.Division of Clinical Psychology of the British Psychol Soc, 1995, pp.14–14.

M. M. Fenger, “Internet addiction. neuroscientific approaches and ther- apeutical interventions,” 2015.

C. A. Essau, Adolescent addiction: Epidemiology, assessment, and treatment. Elsevier, 2008

4N. A. Shapira, T. D. Goldsmith, P. E. Keck Jr, U. M. Khosla, and S. L. McElroy, “Psychiatric features of individuals with problematic internet use,” Journal of affective disorders, vol. 57, no. 1-3, pp. 267–272, 2000.

V. Brenner, “Psychology of computer use: XLVII.Parameters of Internet use, abuse and addiction: the first 90 days of the Internet Usage Survey,” Psychol. Reports 80, 1997.

S. Park, B., Han, D. H. & Roh, “Neurobiological findings related to Internet use disorders.,” Psychiatry Clin.Neurosci., 2016.

Y. Achab, S., Simon, O., Müller, S., Thorens, G.,Martinotti, G., Zullino, D. & Khazaal, “Internet addiction. In N. El-Guebaly, G. Carra & M. Galanter (Eds.),” Textb. Addict. Treat. Int. Perspect., pp. 1499–1513, 2015.

T. Ratnasari, “Pengaruh gender terhadap jenis kecanduan internet imp- likasinya bagi bimbingan dan konseling pada siswa sma negeri di kabupaten pekalongan,” Ph.D. dissertation, Universitas Negeri Semarang.2017.

Amin, M. Al, & Juniati, D. (2017). Klasifikasi Kelompok Umur Manusia Berdasarkan Analisis Dimensi Fraktal Box Counting Dari Citra Wajah Dengan Deteksi Tepi Canny. Jurnal Ilmiah Matematika, 2(6), 1–10.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM)
Universitas Sangg Buana
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
p-ISSN: 1979-4835 | e-ISSN: 2721-2335

Creative Commons License
Techno-Socio Ekonomika by LPPM USB licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats